Mohon kritik dan sarannya^^
Author : Shinta Sofi Fauziah
Main cast : Michell ziudit, Billy davidson.
Other cast : Sheila, Nadia, Bianka, Adisty.
Genre : Mix : Happy, Romantic, Sad.
Sebelumnya :
Michell : “Apa lo bilang cewek
jutek?”
Billy : “Siapa yang bilang, gw engga
bilang.”
Michell : “Terserah lo deh, awas
minggir gw mau lewat.”
Michell pun pergi meninggalkan Billy.
Billy : “Eh tu anak malah pergi gitu
aja, engga bilang makasih lagi (dengan muka kesal).
Michell : “Ya ampun kenapa denga
hati ini disaat gw natap wajah dan matanya hati ini kaya engga mau marah, tapi
bahagia.”
Michell pun baru sadar bahwa yang
tadi dia fikirkan adalah Billy, dia buru-buru ngebuang jauh fikiran itu.
Michell : “Eh chell lo kenapa,
ngapain mikirin dia, stop chell stop (ngomong sendiri).”
Bell pulang pun berbunyi, Michell
dan ke 4 sahabatnya
pulang. Tapi sahabatnya sudah di jemput oleh supir masing-masing, sementara
Michell masih nungghu supirnya yang belum datang.
Sheila : “Chell, kita pulang duluan
yah?”
Nadia, Bianka, Adisty : “Ya chell kita balik duluan yah."
Nadia, Bianka, Adisty : “Ya chell kita balik duluan yah."
Michelle : “Iyah, hati-hati ya dah
(sambil melambaikan tangannya).”
Michelle duduk di salah satu bangku
dekat gerbang sekolah, dia masih menunggu supirnya yang belum datang-datang.
Michell : “Aduh mana sih supir gw,
kok belum jemput-jemput juga (mondar-mandir duduk, mondar-mandir duduk).”
Billy ingin pulang dengan motor
ninja merahnya dan melihat Michell sendirian jadi dia pun menghampiri Michell.
Billy : “Eh chell lo belum pulang? J”
Michell : “Ngapain lo nanya-nanya
gw, belum pulang ke udah pulang ke bukan urusan lo.”
Billy : “Yaelah dasar cewek jutek
dan galak, cuma nanya doing. Yaudah gw mau pulang duluan. Eh gw kasih tau ya,
tadi sebelum mau pulang gw liat bayangan gitu.”
Michell pun ketakutan, walaupun dia
engga nunjukin tampang ketakutannya.
Michell : “Masa? Terus gw harus
percaya gitu dengan omongan lo?”
Billy : “Yaudah kalo engga percaya,
yakin lo masih mau nungguin?”
Michell semakin ketakutan. Billy
mulai menyalakan motornya dan ingin menancapkan gas. Tapi terhenti karena
Michell memanggilnya.
Michell : “Billy.”
Billy : “Apa lo bilang? Coba sekali
lagi?”
Michell : “Billy..”
Billy : “Tumben lo manggil nama gw?”
Michelle : “Gw… (ngomong gugup).. gw
boleh nebeng ke lo engga?”
Billy : “Apa nebeng? Maksud lo, lo
mau bareng gw?”
Michell : “Iya (bawel), yaudah kalo
engga boleh gw nunggu aja disini sendirian (jalan menuju tempat duduk).”
Billy : ‘Padahal gw cuma nakut-nakutin dia, kenapa jadi
gini? (dalam hati).’
Billy : “Yaudah lo naik.”
Michell pun sontak kaget dan tidak
percaya.
Michell : “Apa? Lo bener mau nganter
gw pulang?”
Billy : “Iya, udah buruan naik kalo
engga gw tinggalin nih.”
Michell : “Iya iya gw naik.”
Billy pun menyalakan motornya dan
mengegas motornya.
Billy : “Eh kalo mau naik motor
pegangan biar engga jatoh.”
Michell : “Apa? Pegangan ke elo
gitu? No way.”
Billy : “Yaudah terserah.”
Billy langsung mengegas motornya
dengan kencang, sontak Michell langsung memeluk Billy.
Michell : “Eh lo gila ya, mau bunuh
gw lo?”
Billy : “Kn gw udah bilang
(pegangan).”
Michell : “Iya iya gw pegangan, tapi
jangan ngebut-ngebut dong.”
Billy : “Iya tenang aja sih.”
Di pertengahan jalan.
Michell : “Kenapa jantung gw kumat
lagi (berdebar kencang).”
Begitupun dengan Billy.
Billy : “Aduh, kenapa ya ni jantung?
Tenang Bill, tenang, hufft.”
Tak lama kemudian merekapun sampai
di tempat tujuan yaitu rumah Michell.
Michell : “Stop-stop, udah nyampe
tau.”
Billy langsung ngerem mendadak
membuat Michell memeluk Billy kembali.
Pada saat Michell masih memeluk
Billy ada seorang wanita paruh baya. Wanita itu adalah mamahnya Michell yang
namanya adalah bu Natasya.
Bu Natasya : “Hem, hem, hem.”
Sontak Michell kaget dan melepaskan
pelukannya.
Michell : “Eh mamah (senyum-senyum
kecil)”
Mamah : “Kamu sudah sampai?”
Michell : “Iya, abisnya aku tunggu
pak supir belum datang.”
Mamah : “Iya tadi soalnya pas di
pertengahan jalan ban mobilnya pecah, jadi telat jemput kamu. Oh iya itu siapa?”
Michell : “Oh itu, dia temen aku,
dia murid baru di sekolah.”
Mamah : “Temen apa temen?
(menggodai).”
Michell : “Apaan sih mah, oh ya
bentar ya mah.”
Michell menghampiri Billy.
Michell : “Makasih ya, lo udah mau
nganterin gw pulang, dan maaf soal tadi.”
Billy : “Iya sama-sama, yaudah gw
pulang dulu. See you.”
Michell : “Iya.”
-
-
-
TBC
NO COPAST YA, kalau mau share
sertakan Credit terima kasih ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar