DAFTAR LINK AKU

Minggu, 19 Januari 2014

FF POWER OF LOVE part 2 | HONESTLY

Author : honestly/ @alwasyhonestly
 Title : The Power Of Love
Main Cast : Im Yoona (SNSD) Lee Sungmin (SJ) Kwon Yuri (SNSD).
Other Cast : Tiffany (SNSD), Jiyeon (T-Ara)
Genre : Romantic/Romantic Comedy, Friendship.



Tanpa Yoona ketahui ada seorang perempuan yang sama yang menatapnya dengan tatapan yang susah di artikan, yaitu perempuan yang di sekolah tadi, perempuan tadi hanya tersenyum tipis.

-
-
-

“Apa ayah dan ibu menunggu lama?” Tanya Yoona.

“Tentu saja bodoh, kamu telat 10 menit” Ejek Jiyeon.

“Hey berhenti memanggilku bodoh! Lagi pula itu kan Cuma 10 menit”

“Sudah jangan bertengkar lagi” lerai Ny.Park.

“Iya bu, ohya ayah, ayah tumben ngajak kita makan bareng?”

Presdir Im hanya diam.

“Ayah kenapa diam? Apa ayah sakit?” Tanya Yoona khawatir.

“Aah apa, tidak ayah tidak sakit, ayah hanya kelelahan saja.” Jawab Presdir Im.

“Itu kan sama saja ayah, ayah harus istirahat yang cukup, lalu minum obat, nanti aku yang belikan untuk ayah, atau kita ke rumah sakit bersama-sama?”

Ny.Park yang merasa anaknya itu berlebihan langsung berkata “Yaampun anakku yang satu ini, lebih mencintai ayahnya dari pada ibunya…”

Merekapun tertawa bersama dan mulai memakan makanannya.

-

-
-

Semua sudah berkumpul di meja makan, yoona sedang di kamar dia sedang siap-siap untuk sekolah, tapi dia sudah mendengar keributan di bawah, dia bergegas melewati tangga dan menguping di balik tembok.

“Apa??? Ibu aku tidak mau, aku akan menuruti apa katamu tapi untuk yang satu ini aku tidak mau.” Ucap Jiyeon dengan nada kesal dan langsung pergi meninggalkan meja makan.

“Haish,, dasar anak itu benar-benar, suamiku tolong bilang ke Jiyeon kalau dia harus melakukan hal itu “

Presdir Im hanya berkata “hemm” dan melanjutkan membaca korannya, Ny.Park yang merasa di abaikan bertanya lagi.

“Suamiku?”

Tapi kali ini suaminya malah diam saja tidak menjawab, Ny.Park yang merasa kesal langsung menggebrak meja makan, sehingga Presdir Im yang sedang membaca koranpun kaget.

“Yaampun, kau membuatku kaget, iya aku mendengarnya istriku yang cantik.” Rayu suaminya itu sambil mencubit pelan pipi Ny.Park.

Yoona turun dan mengejutkan kedua orang tua nya.

“Ehem,,ehem bibi aku minta segelas susu coklat ya” pinta yoona.

Ibu dan ayah yoona mencoba bersikap sebiasa mungkin, tapi tetap diam karena masih terkejut tadi, Yoona meminum minuman kesukaannya dan bertanya kepada orang tua nya.

“Ayah ibu, tadi kaka kenapa?” Tanya yoona sambil meminum kembali minumnya. “Haish aku sudah telat, yasudah aku berangkat yah, mungkin nanti aku pulang terlambat”.

Yoona beranjak pergi dan mengambil roti untuk bekal nanti, tapi Yoona balik lagi dan berkata kepada orang tua nya.

“Ayah ibu kalian adalah best couple yang pernah aku lihat, aku pergi.” Ujar Yoona sambil mengedipkan matanya.

“Dasar anak itu.” Ujar Presdir Im dan Ny.Park secara bersamaan dan tersenyum bersama.

-

-

-

Paginya Yoona sedang terburu-buru, dia berjalan sambil membawa minuman dan tanpa melihat ke arah jalan, dia sedang mencari kertas yang di beri guru nya kemarin. Karna itu adalah materi yang di pelajari nanti untuk ulangan minggu depan ‘di mana kertas itu’ batin yoona. Tiba tiba

BRUUKK

“Aauuw” lirih Yoona.

“Haish bagaimana ini, bajuku,” keluh seorang perempuan.

“Eoh, maaf aku engga sengaja” Yoona lalu mengambil tisu dan mengelapkan noda minuman yang tumpah tadi ke baju perempuan tadi, tapi perempuan itu menepiskan tangan Yoona.

“Tidak usah, aku bisa sendiri” sergah perempuan itu.

Yoona terkejut karena dia hanya bermaksud baik untuk membersihkan baju perempuan itu, tapi malah ditepis dengan kasar, kini yoona melihat wajah orang yang baru dia tabrak tadi.

“Aku benar-benar minta maaf, memang aku yang salah aku benar-benar minta maaf.” Pinta Yoona.

Kini mata Yoona dan perempuan itu saling bertatapan ‘Eoh, sepertinya aku pernah melihatnya’ ucap Yoona dalam hati.

“Yaa” jawab perempuan itu dan berlalu pergi.

‘Muka perempuan itu engga asing’ batin yoona.

-

-

-

Guru belum datang, Yoona sedang mengobrol dengan teman-temannya, tiba-tiba Tiffany datang dengan tergese-gesa dan menghampiri Yoona.

“Kau kenapa? Di kejar-kejar setan yah” Tanya Yoona dengan nada mengejek.

“Ka.. ka katanya nanti ada anak murid baru,” jawab Tiffany yang masih mengatur nafasnya.

“Terus kenapa?”. Tanya Yoona.

“Apanya yang kenapa, kamu engga tau kalau dia ituu…”

Belum sempat tiffany meneruskan kata-kata nya, guru diikuti seorang perempuan masuk ke kelas, tiffany yang sedang minum karena tadi kelelahan langsung tersedak begitu melihat siapa yang ada di depan kelas.

“Uhukk.. uhukk..”

“Kau kenapa?”

“Itu.. uhukk.. uhukk.. orang yang aku maksud, dia anak baru itu”. Jawab Tiffany sambil menunjuk ke arah orang yang dia maksud.

Yoona menoleh ke  arah yang di maksud temannya itu ‘itu kan..’ batin Yoona. Guru memperkenalkan anak baru itu.

“Anak-anak perkenalkan ini siswi baru, silahkan kamu memperkenalkan diri”.

Perempuan itu memperkenalkan dirinya di depan kelas, Yoona memerhatikan dengan antusias, dia ingin tahu siapa sebenarnya perempuan itu karena sepertinya Yoona pernah bertemu perempuan itu.

“Halo saya Kwon yuri, saya pindahan dari amerika, saya harap kalian bisa menerima saya dengan baik”. Lalu Yuri menundukkan badan 90 derajat.

“Ooh,, jadi namanya Kwon yuri” ucap yoona.

Guru mempersilahkan yuri duduk “yuri kamu bisa duduk di kursi sebelah Tiffany.” “Iya guru” jawab yuri.

“Ooh iya, itu kan orang yang tadi aku tabrak, tapi kayanya aku pernah lihat Yuri lagi selain disini” batin Yoona.

Gurupun memulai pelajarannya “Baiklah, mari kita mulai pelajaran kali ini buka halaman 32.”

Kriiing kriiing bel pulang sekolah pun berbunyi, yoona menelfon ibunya karena ingin pergi ke suatu tempat.

“Halo ibu, aku sudah bilang kan aku mau ke tempat yang biasa aku kunjungi, tidak tidak akan lama ko, iya aku tidak akan pulang terlambat, baiklah”. Yoona mematikan telfonnya dan menelfon kakak nya.

“Ka, aku pinjam kameramu dulu yah? Aku akan mengembalikannya, kameraku rusak. Aku akan mengembalikannya nanti oke” ucap Yoona dan memutuskan telfonnya secara sepihak.

“Yaampun aku kan belum bilang boleh atau tidak dasar” ucap kakaknya dan tersenyum geli.

-

-

-

Sore hari setelah pulang sekolah Yoona sampai di tempat yang dia tuju yaitu taman bunga, dia selalu ke tempat ini di setiap kesempatan, dia sekarang sedang memotret apapun yang dia lihat, dia selalu seperti ini karena menurut dia mungkin saja dirinya sewaktu-waktu akan kehilangan seluruh ingatannya.

Yoona menghela nafas, ‘tempat ini selalu indah’ batin yoona. Yoona melihat ke arah sekeliling dia melihat seorang laki-laki sedang membaca buku.

“Sepertinya aku pernah melihatnya” ucap Yoona sambil mengingat-ingat orang itu… “Aaah! Apa dia orang itu..”
-
-
-

TBC
NO COPAST OK!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar